Kamis, 15 Desember 2011

17 Titik Rawan Genangan di Jaktim

gambar rumah terkena banjir

Memasuki musim penghujan, warga yang bermukim di daerah yang dilintasi tiga kali besar di Jakarta Timur diminta mewaspadai datangnya banjir kiriman. Hingga kini, menurut catatan Sudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Timur, setidaknya terdapat 17 titik rawan genangan akibat luapan Kali Ciliwung, Kali Cipinang, dan Kali Sunter.


BERITAJAKARTA.COM — 24-11-2011 14:05

Kasie Pemeliharaan Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Sunarto mengatakan, ke-17 titik rawann genangan itu tersebar di 17 kelurahan. Untuk daerah yang dilintasi Kali Ciliwung terdapat lima titik yakni, di RW 06, 15 dan 16 Kelurahan Cililitan, RW 01, 02, 03, 04, 05 dan 08 di Kelurahan Cawang tepatnya di Gang Arus dan Gang Budi, RW 03, 05, 06, 07, 11 dan 14 di Kelurahan Bidaracina, RW 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07 dan 08 di Kelurahan Kampungmelayu dan di RT 01, 08, 09, 10, 11 dan 12 wilayah RW 04 di Kelurahan Kebonmanggis.
"Untuk daerah yang dialiri Kali Cipinang, titik genangannya paling banyak, mencapai 10 titik, sebab lokasinya belum tersentuh Kanal Banjir Timur (KBT). Kalau daerah yang dialiri KBT, dipastikan sudah tidak ada genangan lagi,” ujar Sunarto, Kamis (24/11).
Ke-10 titik genangan itu, dikatakan Sunarto, terdapat di RW 03, 05, 10 dan 12 Kelurahan Cibubur, RW 01, 02, 03, 05 dan 11 Kelurahan Kelapadua Wetan, RW 03, 06, 07 di Kelurahan Ciracas, RW 01, 02, 03, dan 04 di Kelurahan Kampungrambutan, Perumahan Bumi Harapan Indah, RW 11 di Kelurahan Kramatjati, RW 04, 05 dan 07 di Kelurahan Makasar, RW 06 di Halim Perdana Kusumah, RW 10 dan 11 di Kelurahan Kebonpala dan RW 07 Kelurahan Pekayon.
Sedangkan di aliran Kali Sunter, titik genangan terdapat di Kelurahan Cipinangmelayu di RW 03, 04, 05, 06 dan 07, Kelurahan Pondokbambu di RW 04 serta kawasan Cipinang Indah.
Walikota Jakarta Timur, Murdhani mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi banjir kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan langganan banjir tersebut. "Kewaspadaan warga juga perlu ditingkatkan. Kami juga sudah mengantisipasi dengan menyediakan petugas maupun peralatan penanganan banjir yang disiagakan," ujar Murdhani.
Pihaknya, ditambahkan Murdhani, menyiagakan sebanyak 6.326 petugas gabungan, 56 perahu karet, 42 tenda peleton, 189 velbed, delapan genset, 3 truk tinja, puluhan handy talky, 352 jaket pelampung, 64 dayung, dapur umum, dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar